KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result
Rabu, Maret 26, 2025
  • Login
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas
Subscribe
KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result

Malaysia Kecam Kegagalan Resolusi Gencatan Senjata Gaza di Dewan Keamanan PBB

Writer: Rilis | Editor: Geraldi Nugroho

22 November 2024
in Ekonomi, Global, Headline, Komunitas
A A
Tangkapan layar - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berbicara pada sesi tanya jawab di Gedung Dewan Rakyat, Kuala Lumpur, Kamis (21/11/2024). DOC: (ANTARA/VIRNA P SETYORINI)

Tangkapan layar - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berbicara pada sesi tanya jawab di Gedung Dewan Rakyat, Kuala Lumpur, Kamis (21/11/2024). DOC: (ANTARA/VIRNA P SETYORINI)

KabarMalaysia.com – PUTRAJAYA, Pada Hari Kamis (21/11/2024), Malaysia mengungkapkan kekecewaannya setelah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) kembali gagal mengesahkan resolusi yang bertujuan memberlakukan gencatan senjata dan memfasilitasi bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Palestina.

Rancangan resolusi yang memperoleh dukungan mayoritas dari anggota DK PBB itu digagalkan melalui penggunaan hak veto pada Rabu (20/11/2024).

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra), pemerintah Malaysia mengecam tindakan tersebut yang dianggap melemahkan upaya internasional untuk mengakhiri krisis kemanusiaan di Gaza.

Jangan Lewatkan

No Content Available

“Penggunaan hak veto mematahkan harapan masyarakat dunia dalam menghentikan kejahatan genosida di Gaza dan secara langsung melemahkan prinsip-prinsip perdamaian yang tercantum dalam Piagam PBB,” bunyi pernyataan tersebut.

Malaysia mendesak Dewan Keamanan PBB agar memainkan peran utamanya dalam menjaga perdamaian internasional, melindungi supremasi hukum, serta mengambil langkah tegas untuk mengakhiri bencana kemanusiaan di Gaza.

Pernyataan Wisma Putra menegaskan solidaritas Malaysia terhadap perjuangan Palestina. Malaysia juga menyatakan komitmennya untuk terus mendorong solusi damai dan abadi bagi penyelesaian konflik ini.

Dalam sesi tanya jawab di Gedung Dewan Rakyat, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan bahwa isu Gaza menjadi agenda utama Malaysia di berbagai forum internasional, termasuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Peru dan G20 di Brasil.

“Saya secara langsung menyampaikan isu Gaza kepada pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping. Ini adalah bagian dari komitmen kami sebagai negara yang tegas menyuarakan isu Palestina,” ujar Anwar.

Di sela-sela KTT G20, Anwar juga melakukan pembicaraan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. Ketiga pemimpin tersebut membahas strategi untuk menghadirkan pendekatan baru dalam menyelesaikan konflik Gaza serta mendorong reformasi dalam tata kelola PBB.

Anwar menggarisbawahi perlunya reformasi terhadap Dewan Keamanan PBB yang dinilai tidak lagi merefleksikan kepentingan global secara adil.

“PBB harus direformasi. Kekuasaan tidak boleh hanya diberikan kepada negara-negara tertentu, melainkan harus mencakup perwakilan dari Amerika Latin, Afrika, dan Asia,” tegas Anwar.

Ia juga mempertanyakan mengapa negara-negara yang secara terang-terangan melanggar resolusi PBB tetap dibiarkan menjadi anggota organisasi internasional tersebut. “Negara-negara yang melanggar ketetapan PBB seharusnya dicabut keanggotaannya,” ujarnya.

Anwar menyatakan bahwa sebagai organisasi yang didirikan untuk melawan penjajahan, PBB seharusnya menegakkan prinsip-prinsip tersebut secara konsisten.

Krisis kemanusiaan di Gaza terus menjadi perhatian dunia internasional. Gagalnya resolusi gencatan senjata menambah panjang daftar kekecewaan masyarakat global terhadap Dewan Keamanan PBB.

Beberapa negara anggota DK PBB telah mengungkapkan solidaritas mereka terhadap rakyat Palestina, namun veto dari beberapa negara adidaya menghambat tercapainya kesepakatan.

Pengamat politik internasional menilai bahwa kegagalan ini mencerminkan disfungsi dalam sistem veto PBB, yang sering kali digunakan untuk melindungi kepentingan politik negara-negara tertentu, bukan untuk kepentingan perdamaian global.

“PBB kehilangan relevansi sebagai lembaga yang dapat diandalkan untuk menjaga perdamaian. Reformasi mendesak diperlukan agar organisasi ini dapat kembali berfungsi sesuai prinsip-prinsip dasarnya,” ujar Dr. Hamid Al-Khatib, analis hubungan internasional dari Universitas Malaya.

Sebagai salah satu negara yang konsisten mendukung perjuangan Palestina, Malaysia terus menyerukan kepada masyarakat internasional untuk bersatu melawan ketidakadilan di Gaza.

Anwar Ibrahim menegaskan bahwa dukungan Malaysia tidak hanya sebatas diplomasi, tetapi juga dalam bentuk bantuan kemanusiaan langsung kepada rakyat Palestina. “Kami tidak akan diam menghadapi ketidakadilan ini. Dukungan untuk Palestina adalah tanggung jawab moral dan kemanusiaan kita bersama,” pungkasnya.

Dengan situasi Gaza yang semakin memprihatinkan, komunitas internasional kini dihadapkan pada tantangan besar untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip keadilan dan perdamaian tetap ditegakkan di tengah dinamika politik global yang kompleks.

Tags: Dewan Keamanan PBBKegagalan Resolusi Gencatan Senjata GazaMalaysia KecamSave Palestine
Share61Tweet38SendShareShare
Previous Post

Dua Pasangan Ganda Campuran Malaysia Melaju ke Semifinal China Masters 2024

Next Post

KJRI Kuching Koordinasi Upaya Pemulangan 7 Jenazah WNI Korban Kecelakaan di Sarawak

Related Posts

No Content Available
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DOC: KAMIL KRZACZYNSKI dan Mandel NGAN/AFP

Donald Trump Menang Pilpres AS 2024, Kamala Harris Gagal Jadi Presiden Perempuan Pertama AS

6 November 2024
Foto: ANTARA/Aswaddy Hamid

Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia, Kondisi Kesehatan Memprihatinkan

23 Oktober 2024
Int

Update Hasil Pilpres Amerika 2024: Donald Trump VS Kamala Harris

6 November 2024
dok. Les' Copaque Production/ Upin & Ipin

Kampung Durian Runtuh: Fiksi atau Kenyataan di Upin & Ipin?

28 Oktober 2024
Ilustrasi COVID-19

Kasus COVID-19 Malaysia Meningkat Hingga 75 Persen

Kuala Lumpur masa lalu (Istimewa)

Potret Kuala Lumpur Masa Lalu Pusat Pemerintahan Malaysia

Gunung Kinabalu Malaysia (Istimewa)

49 Pendaki di Gunung Kinabalu Malaysia Dievakuasi

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Kota Johor di Malaysia terendam banjir (Doc : Int).

Banjir di Johor Makin Parah, 6.992 Warga Terdampak

24 Maret 2025
(ist).

RMC 2025: Peran Media dalam Kesetaraan dan Keberlanjutan di Indonesia Timur

24 Maret 2025
(Doc : Int).

Bakamla Jemput Dua Nelayan Batam dari Malaysia

24 Maret 2025
Ilustrasi zakat fitrah (Doc : Int).

Tarif Zakat Fitrah Malaysia Naik Tahun Ini

24 Maret 2025

Profil KabarMalaysia

  • Tentang Kami
  • pemberitaan, media siber
  • privacy poilcy, kebijakan privasi
  • Hubungi Kami

Rubrik Dan Saluran

  • Global
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan

Ikuti Kami di

Facebook Twitter Instagram Youtube

Hubungi Kami

Menara Caraka (Ex. CoHive 101) Mega Kuningan. Lantai 6

Kawasan Mega Kuningan, Jl. Mega Kuningan Barat Blok E No.4.7, RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In