KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result
Senin, Februari 17, 2025
  • Login
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas
Subscribe
KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result

Enam Bulan Lagi Projek Pembangunan Ipoh Sentral akan Dimulai

Writer: Redaksi | Editor: Sarina

23 Januari 2025
in Ekonomi, Global, Headline
A A
Projek pembangunan Ipoh Sentral. (int)

Projek pembangunan Ipoh Sentral. (int)

KABARMALAYSIA.COM – Projek pembangunan Ipoh Sentral, yang bertujuan mentransformasi kawasan sekitar Stasiun KTM Ipoh menjadi kawasan pembangunan terpadu, dipastikan akan dimulai dalam waktu enam bulan mendatang. Menteri Pengangkutan, Anthony Loke Siew Fook, menegaskan bahwa pembangunan ini tidak akan merusak elemen budaya, sejarah, maupun fasilitas keagamaan yang ada di wilayah tersebut.

“Ingin saya tegaskan di sini rumah-rumah ibadat tidak akan terjejas malah akan ditambah baik, elemen-elemen sejarah tidak akan diusik serta dipulihara serta sebuah masjid akan dibina di kawasan ini,” ujar Anthony Loke dalam konferensi pers setelah menyaksikan penandatanganan Memorandum Perjanjian (MOA) Cadangan Pembangunan Ipoh Sentral di Ipoh, Kamis (22 Januari 2025).

Projek ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Perbadanan Aset Keretapi (RAC), pemerintah negara bagian Perak, dan Malaysian Resources Corporation Berhad (MRCB). MOA tersebut dimeterai antara Ipoh Sentral Sdn. Bhd. (ISSB) dan Country Annexe Sdn. Bhd. (CASB), yang merupakan anak perusahaan milik penuh MRCB. Dalam seremoni itu, penandatanganan dilakukan oleh Pengarah Urusan Kumpulan MRCB, Datuk Imran Salim, mewakili CASB, dan Ketua Pegawai Eksekutif ISSB, Firdaus Effendy Mokhtar, disaksikan oleh Menteri Besar Perak, Datuk Seri Saarani Mohamad.

Jangan Lewatkan

No Content Available

Anthony Loke menjelaskan bahwa projek ini dirancang sebagai pembangunan berorientasi transit (Transit-Oriented Development/TOD) yang akan mendukung integrasi ruang kediaman, komersial, dan rekreasi. Ia menekankan bahwa kawasan Ipoh Sentral, yang berlokasi strategis di samping Stasiun KTM Ipoh, memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi tata ruang kota dan kesejahteraan masyarakat.

“Ipoh Sentral yang terletak bersebelahan Stesen KTM Ipoh berpotensi mengubah landskap bandar raya ini, menjadikannya lebih efisien, mesra rakyat dan dengan nilai pembangunan kasar (GDV) sebanyak RM6.26 bilion, ia dijangka membawa manfaat besar kepada ekonomi tempatan dan nasional,” tambahnya.

Projek ini akan mencakup pembangunan bercampur yang melibatkan berbagai komponen, seperti pangsapuri servis, ruang kantor dan komersial, hotel, serta fasilitas masyarakat. Secara keseluruhan, pengembangan kawasan ini diproyeksikan memakan waktu hingga 20 tahun untuk diselesaikan sepenuhnya.

Sebagai projek TOD, Ipoh Sentral diharapkan mampu mengurangi kemacetan lalu lintas dengan meningkatkan penggunaan transportasi umum. Selain itu, projek ini juga diyakini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi karbon.

“Ini sejajar dengan komitmen negara terhadap pembangunan lestari dan agenda perubahan iklim global. Pendapatan yang dihasilkan RAC melalui projek ini juga boleh disalurkan semula untuk menaik taraf infrastruktur rel sedia ada, memastikan rakyat mendapat manfaat jangka panjang,” jelas Anthony Loke.

Projek ini juga diperkirakan akan membawa dampak positif terhadap ekonomi, baik secara lokal maupun nasional, dengan nilai pembangunan kasar (GDV) mencapai RM6.26 miliar. Selain itu, pendapatan yang dihasilkan dari projek ini akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur kereta api yang sudah ada, memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Projek Ipoh Sentral mencakup area seluas 27,11 hektar, dengan fase pertama yang fokus pada pelestarian elemen sejarah dan budaya di kawasan tersebut. Pemerintah telah memastikan bahwa elemen-elemen warisan lokal, seperti bangunan bersejarah dan tempat ibadah, tidak akan dirusak, bahkan akan diperbaiki dan dipertahankan.

“Fase pertama akan melibatkan lanskap, penambahbaikan serta pengekalan elemen warisan dan budaya,” ujar Loke. Ia juga menyebut bahwa proses pembangunan awal akan memakan waktu sekitar dua tahun, dimulai dengan tahap pengajuan persetujuan dari pihak berwenang.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan modern dan pelestarian nilai-nilai tradisional. Sebuah masjid baru direncanakan akan dibangun di kawasan tersebut sebagai bagian dari komitmen terhadap kebutuhan masyarakat setempat.

Dengan keberadaan projek ini, Ipoh diproyeksikan menjadi salah satu kota dengan tata ruang modern yang tetap mempertahankan identitas sejarahnya. Kombinasi antara ruang kediaman, komersial, dan rekreasi diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.

“Projek ini tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga menciptakan ruang hidup yang lebih baik untuk warga kota Ipoh,” pungkas Loke.

Dengan peluncuran projek Ipoh Sentral, pemerintah berharap dapat menciptakan dampak jangka panjang yang tidak hanya meningkatkan kehidupan masyarakat lokal, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan di Malaysia.

Tags: IpohPembangunan IpohProjek PembagunanSentral
Share61Tweet38SendShareShare
Previous Post

Gula-Gula Apple S Mengandung Sibutramine, KKM Larang Penjualan

Next Post

Kerajaan Kemukakan Rayuan Terhadap Keputusan Pelarasan Pencen Pesara

Related Posts

No Content Available
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DOC: KAMIL KRZACZYNSKI dan Mandel NGAN/AFP

Donald Trump Menang Pilpres AS 2024, Kamala Harris Gagal Jadi Presiden Perempuan Pertama AS

6 November 2024
Foto: ANTARA/Aswaddy Hamid

Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia, Kondisi Kesehatan Memprihatinkan

23 Oktober 2024
Int

Update Hasil Pilpres Amerika 2024: Donald Trump VS Kamala Harris

6 November 2024
Ilustrasi kerjasama Malaysia dan Singapura

Malaysia dan Singapura Teken Kesepakatan Bangun KEK di Johor

13 Januari 2024
Ilustrasi COVID-19

Kasus COVID-19 Malaysia Meningkat Hingga 75 Persen

Kuala Lumpur masa lalu (Istimewa)

Potret Kuala Lumpur Masa Lalu Pusat Pemerintahan Malaysia

Gunung Kinabalu Malaysia (Istimewa)

49 Pendaki di Gunung Kinabalu Malaysia Dievakuasi

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Campuran Asia setelah menaklukkan Tiongkok dengan skor 3-1 di Conson Sports Centre, Qingdao. (int)

Indonesia Juara Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Campuran Asia

17 Februari 2025
Direktur Reserse Narkotika Bukit Aman, Datuk Seri Khaw Kok Chin. (int)

Polisi Malaysia Bongkar Sindikat Narkotika Lintas Batas, Pemimpin Sindikat Masih Diburu

16 Februari 2025
fOTO menunjukkan pekerja menangani tandan buah kelapa sawit di Kampung Ulu Kuang, Chemor. (int)

Malaysia Akan Menindak Tegas Penipuan dalam Ekspor Minyak Goreng Bekas

16 Februari 2025
(int)

FAMA Pastikan Pasokan Kelapa Cukup untuk Ramadan di Semenanjung Malaysia

16 Februari 2025

Profil KabarMalaysia

  • Tentang Kami
  • pemberitaan, media siber
  • privacy poilcy, kebijakan privasi
  • Hubungi Kami

Rubrik Dan Saluran

  • Global
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan

Ikuti Kami di

Facebook Twitter Instagram Youtube

Hubungi Kami

Menara Caraka (Ex. CoHive 101) Mega Kuningan. Lantai 6

Kawasan Mega Kuningan, Jl. Mega Kuningan Barat Blok E No.4.7, RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In