KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result
Rabu, Maret 26, 2025
  • Login
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas
Subscribe
KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result

Malaysia Prioritaskan Perekonomian Rendah Karbon di Anggarkan Tahun 2025

Writer: Rilis | Editor: Geraldi Nugroho

6 November 2024
in Ekonomi
A A
Ilustrasi Pembangunan dan Perkonomian Rendah Karbon

Ilustrasi Pembangunan dan Perkonomian Rendah Karbon

KabarMalaysia.com – Malaysia sedang mempersiapkan Anggaran Rencana Pembangunan Malaysia ke-13 untuk periode 2025-2030 dengan fokus utama pada transisi menuju ekonomi rendah karbon. (05/11/2024)

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Ekonomi, Datuk Nor Azmie Diron, perubahan model bisnis yang terintegrasi dengan sektor energi terbarukan akan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung perkembangan ekonomi negara.

Langkah ini akan mencakup sektor-sektor penting seperti minyak dan gas serta layanan dan peralatan minyak dan gas (OGSE).

Jangan Lewatkan

Banjir di Johor Makin Parah, 6.992 Warga Terdampak

Tarif Zakat Fitrah Malaysia Naik Tahun Ini

UMAM Didorong Jadi Jembatan Riset Indonesia-Malaysia

Dalam pidato utamanya di Forum Cetak Biru OGSE Nasional 2024, yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Datuk Luqman Ahmad, Nor Azmie mengungkapkan bahwa dengan adanya Rencana Malaysia ke-13 dan Anggaran 2025, Pemerintah Malaysia semakin memperkuat komitmennya untuk menciptakan masa depan yang bebas karbon.

Langkah ini tidak hanya akan berdampak pada industri energi, tetapi juga akan memengaruhi rantai pasokan OGSE secara keseluruhan. Nor Azmie juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan transisi ke energi bersih untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Selaras dengan kebijakan domestik, Malaysia juga memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas, seperti Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) dan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP).

Posisi baru Malaysia sebagai mitra BRICS juga dipandang sebagai peluang besar untuk memperluas pasar dan menggandeng mitra internasional. Nor Azmie mengajak sektor bisnis, khususnya OGSE, untuk melihat ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan jaringan bisnis dan memasuki pasar baru yang lebih luas.

Lebih lanjut, Nor Azmie mengingatkan sektor OGSE untuk memanfaatkan dukungan dan layanan yang tersedia melalui Malaysia Petroleum Resources Corporation (MPRC) dan Cetak Biru OGSE.

Pemerintah akan terus berkolaborasi dengan MPRC untuk memastikan inisiatif yang diluncurkan dapat membantu sektor OGSE dalam beradaptasi dengan transisi energi dan mencapai aspirasi pemerintah terkait pengurangan emisi karbon.

“Industri minyak dan gas telah lama menjadi tulang punggung ekonomi Malaysia. Tidak hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB), tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pembangunan infrastruktur,” ujar Nor Azmie.

Namun, seiring dengan perubahan global yang cepat, industri ini perlu bertransformasi untuk memenuhi tuntutan ekonomi rendah karbon di masa depan.

Sebagai bagian dari strategi ini, sektor OGSE akan didorong untuk berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan ekonomi digital dan ramah lingkungan.

Pemerintah berkomitmen untuk menyediakan lingkungan yang mendukung dengan kebijakan yang jelas dan dukungan kelembagaan untuk memastikan keberlanjutan transisi energi dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Sektor OGSE, yang menjadi penopang utama ekonomi Malaysia selama ini, akan berperan penting dalam proses transisi ini.

Oleh karena itu, pemerintah mengajak sektor ini untuk meningkatkan investasi pada teknologi hijau dan energi terbarukan guna memitigasi dampak perubahan iklim dan menciptakan peluang baru bagi perekonomian negara.

Selain itu, Nor Azmie menekankan bahwa sektor ini tidak hanya harus menghadapi tantangan transisi energi tetapi juga memastikan keberlanjutan ekonomi dalam jangka panjang.

Penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan efisien akan membuka ruang bagi inovasi baru, meningkatkan daya saing, dan menciptakan lapangan kerja baru dalam sektor-sektor teknologi hijau dan energi terbarukan.

Melalui upaya-upaya ini, pemerintah Malaysia berharap dapat memastikan bahwa transisi menuju ekonomi rendah karbon akan berjalan dengan lancar dan membawa manfaat ekonomi yang signifikan, baik untuk sektor energi maupun seluruh perekonomian negara secara keseluruhan.

Tags: MalaysiaPerekonomian Rendah KarbonPrioritaskan
Share61Tweet38SendShareShare
Previous Post

Malaysia Kerjasama Terbuka Dengan Palestina Pulihkan Telekomunikasi di Gaza

Next Post

Donald Trump Menang Pilpres AS 2024, Kamala Harris Gagal Jadi Presiden Perempuan Pertama AS

Related Posts

Kota Johor di Malaysia terendam banjir (Doc : Int).

Banjir di Johor Makin Parah, 6.992 Warga Terdampak

24 Maret 2025
Ilustrasi zakat fitrah (Doc : Int).

Tarif Zakat Fitrah Malaysia Naik Tahun Ini

24 Maret 2025
(ist).

UMAM Didorong Jadi Jembatan Riset Indonesia-Malaysia

23 Maret 2025
Foto bendera Indonesia Malaysia. (Doc : Int)

Malaysia Jadi Magnet Investasi Teknologi Asing

22 Maret 2025
Ilustrasi Inflasi (Doc : Int).

Inflasi Malaysia Naik Tipis 1,5 Persen pada Februari 2025

22 Maret 2025
(Doc : Int)

Spesies Baru Kepiting Vampir Ditemukan di Malaysia

21 Maret 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DOC: KAMIL KRZACZYNSKI dan Mandel NGAN/AFP

Donald Trump Menang Pilpres AS 2024, Kamala Harris Gagal Jadi Presiden Perempuan Pertama AS

6 November 2024
Foto: ANTARA/Aswaddy Hamid

Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia, Kondisi Kesehatan Memprihatinkan

23 Oktober 2024
Int

Update Hasil Pilpres Amerika 2024: Donald Trump VS Kamala Harris

6 November 2024
dok. Les' Copaque Production/ Upin & Ipin

Kampung Durian Runtuh: Fiksi atau Kenyataan di Upin & Ipin?

28 Oktober 2024
Ilustrasi COVID-19

Kasus COVID-19 Malaysia Meningkat Hingga 75 Persen

Kuala Lumpur masa lalu (Istimewa)

Potret Kuala Lumpur Masa Lalu Pusat Pemerintahan Malaysia

Gunung Kinabalu Malaysia (Istimewa)

49 Pendaki di Gunung Kinabalu Malaysia Dievakuasi

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Kota Johor di Malaysia terendam banjir (Doc : Int).

Banjir di Johor Makin Parah, 6.992 Warga Terdampak

24 Maret 2025
(ist).

RMC 2025: Peran Media dalam Kesetaraan dan Keberlanjutan di Indonesia Timur

24 Maret 2025
(Doc : Int).

Bakamla Jemput Dua Nelayan Batam dari Malaysia

24 Maret 2025
Ilustrasi zakat fitrah (Doc : Int).

Tarif Zakat Fitrah Malaysia Naik Tahun Ini

24 Maret 2025

Profil KabarMalaysia

  • Tentang Kami
  • pemberitaan, media siber
  • privacy poilcy, kebijakan privasi
  • Hubungi Kami

Rubrik Dan Saluran

  • Global
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan

Ikuti Kami di

Facebook Twitter Instagram Youtube

Hubungi Kami

Menara Caraka (Ex. CoHive 101) Mega Kuningan. Lantai 6

Kawasan Mega Kuningan, Jl. Mega Kuningan Barat Blok E No.4.7, RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In