KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 8, 2025
  • Login
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas
Subscribe
KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result

Anak Raja Malaysia: Mendesak FAM, Butuh Seperti Erick Thohir

Writer: Rilis | Editor: Geraldi Nugroho

5 November 2024
in Olahraga
A A
(AFP/MOHD RASFAN)

(AFP/MOHD RASFAN)

KabarMalaysia.com – Anak Raja Malaysia, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, menyampaikan pandangannya tentang kebutuhan mendesak Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk memiliki sosok pemimpin yang visioner dan berpengalaman, serupa dengan Erick Thohir, yang sukses sebagai Ketua Umum PSSI dan memimpin sepak bola Indonesia.(04/05/2024)

Ismail, yang juga merupakan pemilik klub Liga Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT), menegaskan pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam memperbaiki kinerja sepak bola Malaysia.

Dalam sebuah pernyataan yang dilansir oleh New Straits Times, Tunku Ismail menyoroti kekurangan yang ada pada kepemimpinan saat ini di FAM.

Jangan Lewatkan

Sergio Aguero Bersemangat Jelang Laga Timnas Malaysia di Piala AFF 2024

Tim Cahill Dikabarkan Akan Menjadi Pelatih Timnas Malaysia

Timnas Malaysia Siapkan Laga Persahabatan FIFA Zona Asia Selatan

“Mereka [pemimpin FAM] kekurangan visi, komitmen, pengetahuan, dan semangat,” ujarnya, mengindikasikan bahwa kurangnya arah dan inovasi telah menghambat kemajuan sepak bola Malaysia.

Sementara itu, Tunku Ismail mengagumi prestasi Erick Thohir dalam mengelola PSSI. “Erick Thohir menunjukkan kemampuan finansial, keahlian, dan koneksi internasional yang membuat sepak bola Indonesia melangkah maju dalam infrastruktur, pengembangan liga, dan performa tim nasional,” katanya.

Pendapatnya ini mencerminkan keyakinan bahwa sosok seperti Thohir bisa membawa perubahan positif bagi FAM, terutama di saat-saat yang kritis ini.

Pernyataan Tunku Ismail bukan tanpa alasan. Dalam setahun terakhir, prestasi tim nasional Indonesia terlihat semakin meningkat, jauh melampaui pencapaian timnas Malaysia.

Indonesia berhasil lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, serta mengamankan tempat di Piala Asia 2027. Di tingkat junior, tim U-17 Indonesia melaju ke Piala Asia U-17 2025, dan tim U-20 juga sukses meraih tiket ke Piala Asia U-20 2025.

Sementara itu, tim nasional Malaysia tidak berhasil meraih pencapaian serupa, gagal lolos ke Piala Asia U-17 dan U-20, serta masih harus berjuang dalam Kualifikasi Piala Asia 2027.

Kondisi ini tentunya menjadi perhatian besar bagi Tunku Ismail. Ia berpendapat bahwa performa tim nasional Malaysia yang stagnan mencerminkan adanya masalah mendasar dalam pengelolaan dan perencanaan sepak bola di negara tersebut.

“Ketika kita melihat kesuksesan timnas Indonesia, jelas ada sesuatu yang bisa dipelajari. Mereka telah melakukan banyak hal dengan baik, sementara kita di Malaysia masih berjuang untuk meraih prestasi yang setara,” ungkapnya.

Ismail juga tidak segan untuk mengkritik aspek lain dari pengelolaan sepak bola di Malaysia, khususnya terkait dengan gaji tinggi yang diterima oleh para pemain. Ia mencatat bahwa meskipun pemain menerima kompensasi yang besar, hal ini tidak diimbangi dengan performa yang memadai di lapangan.

“Jika gaji terlalu tinggi, kenapa klub masih membayar mereka? Negosiasi dan manajemen finansial adalah hal penting,” ujar Ismail, mengindikasikan bahwa pengelolaan keuangan klub harus lebih bijak dan strategis agar tidak membebani klub.

Sebagai mantan Presiden FAM pada periode 2017-2021, meskipun hanya menjabat selama satu tahun, Tunku Ismail menyadari betul tantangan yang dihadapi dalam mengelola sepak bola di Malaysia.

Ia menyatakan bahwa kepemimpinan yang kuat dan strategis adalah kunci untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada, dan mendorong pertumbuhan sepak bola yang berkelanjutan.

Keberadaan pemimpin yang berpengalaman dan memiliki visi jangka panjang, seperti Erick Thohir, dinilai penting dalam meraih kemajuan di masa depan.

Tunku Ismail menegaskan bahwa transformasi di level organisasi diperlukan untuk menciptakan sinergi yang positif antara klub, pemain, dan pengurus FAM.

Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya pembenahan yang dilakukan dalam manajemen FAM dan dengan dukungan pemimpin yang kompeten, sepak bola Malaysia dapat kembali ke jalur yang benar dan meraih prestasi yang membanggakan di kancah internasional.

“Kita perlu bersatu dan bekerja sama demi masa depan sepak bola Malaysia yang lebih cerah,” tutupnya.

Dalam konteks sepak bola yang kompetitif di Asia Tenggara, pernyataan Tunku Ismail ini tentu menjadi sinyal bagi para pemimpin di FAM untuk melakukan introspeksi dan mengambil langkah-langkah strategis ke depan.

Mengingat banyaknya potensi yang dimiliki, dengan pengelolaan yang tepat, Malaysia berpeluang untuk kembali bersaing di level yang lebih tinggi.

Tags: Anak Raja MalaysiaAsosiasi Sepak Bola MalaysiaErick TohirFAM MalaysiaSepak Bola
Share61Tweet38SendShareShare
Previous Post

Malaysia Siapkan Draft Resolusi Keluarkan Israel dari PBB

Next Post

Kemenag-RI Terbitkan Buku Nikah sebanyak 236 PMI di Malaysia

Related Posts

DOC: (BERNAMA.COM)

Sergio Aguero Bersemangat Jelang Laga Timnas Malaysia di Piala AFF 2024

12 November 2024
DOC: MAKANBOLAMALAYSIA.COM

Tim Cahill Dikabarkan Akan Menjadi Pelatih Timnas Malaysia

7 November 2024
Int

Timnas Malaysia Siapkan Laga Persahabatan FIFA Zona Asia Selatan

26 Oktober 2024

Format Baru Liga Champions Eropa 2024: Hasil Pekan Ketiga

24 Oktober 2024
Calon Pemain Timnas Malaysia, Mats Deijl.

FAM Incar Pemain Keturunan yang Berkarir di Eropa

17 September 2024
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DOC: KAMIL KRZACZYNSKI dan Mandel NGAN/AFP

Donald Trump Menang Pilpres AS 2024, Kamala Harris Gagal Jadi Presiden Perempuan Pertama AS

6 November 2024
Foto: ANTARA/Aswaddy Hamid

Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia, Kondisi Kesehatan Memprihatinkan

23 Oktober 2024
Int

Update Hasil Pilpres Amerika 2024: Donald Trump VS Kamala Harris

6 November 2024
Ilustrasi kerjasama Malaysia dan Singapura

Malaysia dan Singapura Teken Kesepakatan Bangun KEK di Johor

13 Januari 2024
Ilustrasi COVID-19

Kasus COVID-19 Malaysia Meningkat Hingga 75 Persen

Kuala Lumpur masa lalu (Istimewa)

Potret Kuala Lumpur Masa Lalu Pusat Pemerintahan Malaysia

Gunung Kinabalu Malaysia (Istimewa)

49 Pendaki di Gunung Kinabalu Malaysia Dievakuasi

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

(int)

Guru di Muar Didenda RM4,900 atas Kasus Penganiayaan Siswa di Kelas

7 Februari 2025
(int)

Pemerintah Tinjau Pedoman Acara Lintas Agama, Tegaskan Pentingnya Persatuan Nasional

7 Februari 2025
(int)

U Mobile Bersiap Kembangkan Jaringan 5G Kedua, Menunggu Persetujuan Akhir

6 Februari 2025
Helikopter terjatuh. (int)

Helikopter Jatuh di Bentong, Satu Korban Meninggal

6 Februari 2025

Profil KabarMalaysia

  • Tentang Kami
  • pemberitaan, media siber
  • privacy poilcy, kebijakan privasi
  • Hubungi Kami

Rubrik Dan Saluran

  • Global
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan

Ikuti Kami di

Facebook Twitter Instagram Youtube

Hubungi Kami

Menara Caraka (Ex. CoHive 101) Mega Kuningan. Lantai 6

Kawasan Mega Kuningan, Jl. Mega Kuningan Barat Blok E No.4.7, RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In