KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result
Rabu, Maret 26, 2025
  • Login
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas
Subscribe
KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result

Kolaborasi Lintas Lembaga Pulangkan 105 WNI dari Malaysia Secara Bermartabat

Writer: Rilis | Editor: Geraldi Nugroho

25 November 2024
in Ekonomi, Headline, Komunitas
A A
WNI yang baru dipulangkan dari Malaysia diperiksa oleh dokter dari Puskesmas Batu 10 di Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC) Tanjung Pinang milik Kementerian Sosial di Kepulauan Riau, Jumat (15/11/2024). DOC: ANTARA/VIRNA P SETYORINI

WNI yang baru dipulangkan dari Malaysia diperiksa oleh dokter dari Puskesmas Batu 10 di Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC) Tanjung Pinang milik Kementerian Sosial di Kepulauan Riau, Jumat (15/11/2024). DOC: ANTARA/VIRNA P SETYORINI

KabarMalaysia.com – Kuala Lumpur, Pada Hari Senin (25/11/2024), Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan warga negara di luar negeri.

Sebanyak 105 WNI yang menjalani deportasi dari Malaysia pada Kamis (14/11/2024), telah menyelesaikan berbagai tahap proses hukum hingga pemulangan.

Langkah ini melibatkan sinergi antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Sosial, dan lembaga terkait lainnya, termasuk Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC) Tanjung Pinang.

Jangan Lewatkan

Muafakat Indonesia-Malaysia Harus Melampaui Kerja Sama Ekonomi

Kerja Sama Hukum RI-Malaysia: Perlindungan WNI di Malaysia Ditingkatkan

Indonesia-Malaysia Perkuat Keselamatan Udara Lewat Evaluasi Navigasi

Sesampainya di Pelabuhan Tanjung Pinang, para WNI menjalani asesmen oleh pihak Imigrasi dan Bea Cukai. Setelah itu, mereka dibawa ke RPTC Tanjung Pinang untuk menerima rehabilitasi, perlindungan, dan bantuan pemulangan ke daerah asal.

Sulistyaningsih, Koordinator RPTC Tanjung Pinang dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi resmi dari Kementerian Luar Negeri dan KJRI Johor Bahru.

Langkah awal RPTC adalah memenuhi kebutuhan dasar para WNI seperti makanan, pakaian ganti, dan perlengkapan kebersihan.

“Banyak dari mereka datang dalam kondisi lelah setelah perjalanan panjang. Kami pastikan kebutuhan mereka terpenuhi sebelum istirahat,” ujar Sulistyaningsih, yang akrab disapa Ani.

Sebagian besar WNI tersebut merupakan korban migrasi nonprosedural. Menurut Ani, sekitar 90 persen dari mereka berangkat ke Malaysia tanpa dokumen resmi. Akibatnya, mereka menjadi kelompok rentan yang mudah terjaring razia keimigrasian.

“Kondisi ini sering kali membuat mereka terjebak dalam situasi sulit, termasuk overstay dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” tambahnya.

Pada Jumat (15/11/2024), tim kesehatan dari Puskesmas Batu 10 Tanjung Pinang memeriksa kondisi fisik WNI yang baru tiba. Pemeriksaan meliputi tes tuberkulosis (TB), HIV, dan penyakit kulit. Temuan utama adalah scabies (kudis), yang dialami oleh sekitar 40 dari 105 WNI.

“Scabies disebabkan oleh tungau yang berkembang biak di kulit. Penyakit ini sering ditemukan di lingkungan dengan sanitasi buruk,” jelas dr. Vicky Desmianti, anggota tim medis.

Selain perawatan fisik, RPTC juga memberikan dukungan psikologis bagi WNI yang menunjukkan tanda-tanda stres atau trauma. Jika diperlukan, psikolog dilibatkan untuk konseling dan penanganan lebih lanjut.

Setelah rehabilitasi, proses pemulangan WNI ke daerah asal dilakukan dengan koordinasi sentra-sentra Kementerian Sosial di seluruh Indonesia. Bagi yang berasal dari Aceh, Medan, Jawa, hingga Nusa Tenggara, tim Kementerian Sosial memastikan setiap individu diantar hingga ke rumah.

Sebelum dipulangkan, data mereka diverifikasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS). Langkah ini memastikan mereka tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga berhak mendapatkan perlindungan sosial dari pemerintah.

“Kami juga melakukan asesmen kewirausahaan untuk membantu mereka membangun usaha kecil di daerah masing-masing,” ujar Ani. Pemerintah menyediakan bantuan modal mulai dari Rp5 juta hingga Rp7 juta sebagai bagian dari program pemberdayaan sosial.

Kasus deportasi 105 WNI ini kembali menjadi pengingat perlunya langkah preventif untuk mencegah migrasi nonprosedural. Ani menegaskan bahwa tata kelola penempatan pekerja migran harus diperkuat dari hulu hingga hilir.

“Salah satu akar masalahnya adalah kurangnya edukasi bagi calon pekerja migran. Banyak yang tergiur tawaran kerja cepat tanpa memahami risikonya,” katanya.

Hingga November 2024, RPTC Tanjung Pinang telah menangani lebih dari 1.091 WNI, termasuk mereka yang baru dideportasi. Mayoritas berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

Pemerintah berharap WNI yang kembali tidak lagi terjebak dalam situasi serupa. Jika ingin bekerja di luar negeri, mereka diimbau untuk mengikuti prosedur resmi agar terlindungi secara hukum dan sosial.

Dengan koordinasi yang terus diperkuat, pemulangan WNI dari Malaysia diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola migrasi dan memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja migran Indonesia di masa depan.

Tags: Indonesia - MalaysiaKolaborasi Lintas LembagaPulangkan 105 WNIWNI dari Malaysia Secara Bermartabat
Share61Tweet38SendShareShare
Previous Post

Pemulangan 105 WNI dari Malaysia: Sinergi untuk Perlindungan Bermartabat

Next Post

KPPMI Gagalkan Pengiriman Tiga Pekerja Migran Ilegal ke Kamboja

Related Posts

Arif Havas Oegroseno bersalaman dengan pelajar Indonesia pada sesi GlobalMADANIInteract, di Shah Alam, pada Rabu. Hadir sama Shamsul Iskandar (kiri). (int)

Muafakat Indonesia-Malaysia Harus Melampaui Kerja Sama Ekonomi

13 Februari 2025
Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono (tengah) bersama Presiden Asosiasi Pengacara Malaysia Mohamad Ezri Abdul Wahab (kedua kanan) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Skema Bantuan Hukum bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Malaysia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (12/12/2024). DOC: (ANTARA/VIRNA P SETYORINI)

Kerja Sama Hukum RI-Malaysia: Perlindungan WNI di Malaysia Ditingkatkan

16 Desember 2024
Pertemuan Tinjauan Paska Implementasi dengan Civil Aviation Authority of Malaysia (CAAM) di Kuala Lumpur, Malaysia. DOC: (ANTARA/HO-HUMASKEMENHUB)

Indonesia-Malaysia Perkuat Keselamatan Udara Lewat Evaluasi Navigasi

8 Desember 2024
Ketua TP PKK Windy Prihastari di dampingi istri konsulat Malaysia, Pj Gubernur Kalbar Harisson dan Rektor Untan Garida Wiko mencoba kuliner khas Malaysia, Es Kepal dalam kegiatan Festival Kuliner Malaysia yang dilaksanakan di Untan Pontianak, Selasa (3/12/2024). DOC: (ANTARA/HO/RHATU DIVA OCTASERA)

Festival Kuliner Malaysia 2024: Pererat Hubungan Budaya dan Serumpun di Pontianak

3 Desember 2024
Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom (keempat dari kiri) menerima kunjungan Pengarah Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN) PDRM Datuk Seri Khaw Kok Chin (keempat dari kanan) di Jakarta, Kamis (28/11/2024). DOC: (ANTARA/HO-BNN RI)

BNN RI dan Polis Diraja Malaysia Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkotika

29 November 2024
Proses pemulangan dua jenazah WNI asal NTB oleh jajaran KJRI Kuching, Malaysia di PLBN Entikong, Kalimantan Barat, Jumat (29/11/2024). DOC: (ANTARA/HO-KJRI KUCHING/AA).

Seluruh Jenazah WNI Korban Kecelakaan di Sarawak Telah Dipulangkan ke NTB

29 November 2024
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DOC: KAMIL KRZACZYNSKI dan Mandel NGAN/AFP

Donald Trump Menang Pilpres AS 2024, Kamala Harris Gagal Jadi Presiden Perempuan Pertama AS

6 November 2024
Foto: ANTARA/Aswaddy Hamid

Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia, Kondisi Kesehatan Memprihatinkan

23 Oktober 2024
Int

Update Hasil Pilpres Amerika 2024: Donald Trump VS Kamala Harris

6 November 2024
dok. Les' Copaque Production/ Upin & Ipin

Kampung Durian Runtuh: Fiksi atau Kenyataan di Upin & Ipin?

28 Oktober 2024
Ilustrasi COVID-19

Kasus COVID-19 Malaysia Meningkat Hingga 75 Persen

Kuala Lumpur masa lalu (Istimewa)

Potret Kuala Lumpur Masa Lalu Pusat Pemerintahan Malaysia

Gunung Kinabalu Malaysia (Istimewa)

49 Pendaki di Gunung Kinabalu Malaysia Dievakuasi

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Kota Johor di Malaysia terendam banjir (Doc : Int).

Banjir di Johor Makin Parah, 6.992 Warga Terdampak

24 Maret 2025
(ist).

RMC 2025: Peran Media dalam Kesetaraan dan Keberlanjutan di Indonesia Timur

24 Maret 2025
(Doc : Int).

Bakamla Jemput Dua Nelayan Batam dari Malaysia

24 Maret 2025
Ilustrasi zakat fitrah (Doc : Int).

Tarif Zakat Fitrah Malaysia Naik Tahun Ini

24 Maret 2025

Profil KabarMalaysia

  • Tentang Kami
  • pemberitaan, media siber
  • privacy poilcy, kebijakan privasi
  • Hubungi Kami

Rubrik Dan Saluran

  • Global
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan

Ikuti Kami di

Facebook Twitter Instagram Youtube

Hubungi Kami

Menara Caraka (Ex. CoHive 101) Mega Kuningan. Lantai 6

Kawasan Mega Kuningan, Jl. Mega Kuningan Barat Blok E No.4.7, RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In