KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result
Rabu, Maret 26, 2025
  • Login
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas
Subscribe
KabarMalaysia.Com
No Result
View All Result

KPPMI Gagalkan Pengiriman Tiga Pekerja Migran Ilegal ke Kamboja

Writer: Rilis | Editor: Geraldi Nugroho

25 November 2024
in Ekonomi, Headline
A A
Ilustrasi - Sejumlah penumpang penerbangan beraktivitas di terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. DOC: (ANTARA/AZMI SAMSUL MAARIF)

Ilustrasi - Sejumlah penumpang penerbangan beraktivitas di terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. DOC: (ANTARA/AZMI SAMSUL MAARIF)

KabarMalaysia.com – JAKARTA, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KPPMI) berhasil menggagalkan upaya pengiriman tiga pekerja migran ilegal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Pada Hari Jumat (22/11/2024).

Ketiga korban, yang seluruhnya perempuan dan berasal dari Sulawesi Utara serta Gorontalo, rencananya akan diberangkatkan ke Phnom Penh, Kamboja, untuk dipekerjakan sebagai “scammer”.

Menteri KPPMI Abdul Kadir Karding menegaskan bahwa kasus ini menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan pelaku di balik sindikat perdagangan manusia.

Jangan Lewatkan

Muafakat Indonesia-Malaysia Harus Melampaui Kerja Sama Ekonomi

Kerja Sama Hukum RI-Malaysia: Perlindungan WNI di Malaysia Ditingkatkan

Indonesia-Malaysia Perkuat Keselamatan Udara Lewat Evaluasi Navigasi

“Fokus kami bukan hanya menggagalkan keberangkatan, tetapi juga membongkar jaringan di belakangnya. Pemain besar harus ditemukan dan ditindak tegas,” ujar Karding dalam keterangan resminya pada Sabtu (24/11/2024).

Berdasarkan keterangan tertulis KPPMI, penggagalan ini dilakukan setelah menerima laporan masyarakat. Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk tiga KTP korban, paspor, serta tiket penerbangan dengan rute Jakarta-Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur-Phnom Penh.

Salah satu korban mengungkapkan bahwa sebelum tiba di Jakarta, mereka selalu berpindah-pindah lokasi di bawah arahan calo.

Para korban membuat paspor secara mandiri, namun biaya pembuatan paspor dan akomodasi ditanggung oleh calo yang merupakan bagian dari jaringan perdagangan manusia.

Seluruh proses, termasuk keberangkatan dari daerah asal mereka, dikoordinasikan melalui komunikasi daring.

“Kami diarahkan lewat telepon dan selalu dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain agar tidak terdeteksi,” ujar salah satu korban.

Selain kasus di Bandara Soekarno-Hatta, KPPMI mencatat keberhasilan serupa di Denpasar, Bali. Dalam koordinasi dengan Polda Bali, petugas menggagalkan upaya pengiriman lima pekerja migran ilegal asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang hendak diberangkatkan ke Malaysia.

Tidak hanya menggagalkan, petugas juga menangkap salah satu pelaku utama jaringan tersebut.

Menteri Karding menilai bahwa kolaborasi lintas instansi menjadi kunci penting dalam menekan perdagangan manusia. “Sinergi antara KPPMI, aparat penegak hukum, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan dalam mengungkap kasus ini,” katanya.

Rencana penempatan korban di Phnom Penh sebagai “scammer” menambah daftar panjang eksploitasi pekerja migran Indonesia di luar negeri.

Modus seperti ini biasanya memanfaatkan korban untuk bekerja di sektor ilegal, seperti telekomunikasi atau penipuan daring, di bawah tekanan fisik maupun mental.

Pusat Pelayanan dan Pelindungan KPPMI mencatat bahwa banyak pekerja migran ilegal yang berakhir menjadi korban perdagangan manusia karena tergiur iming-iming pekerjaan mudah dengan gaji besar.

Menteri Karding mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran semacam itu.

“Proses penempatan pekerja migran yang legal membutuhkan waktu lebih lama, tapi itu untuk melindungi mereka dari risiko eksploitasi,” tambahnya.

Korban yang telah diselamatkan kini berada di bawah perlindungan KPPMI untuk menjalani rehabilitasi fisik dan psikologis. Kementerian juga memastikan bahwa hak-hak korban, termasuk pemulangan ke daerah asal dan pemberdayaan ekonomi, akan dipenuhi.

Selain itu, KPPMI tengah memperkuat langkah pencegahan dengan sosialisasi tata cara migrasi aman ke berbagai daerah, terutama kawasan yang menjadi kantong pekerja migran seperti NTT, Sulawesi, dan Jawa Timur.

Kasus ini menambah daftar peringatan akan lemahnya pengawasan terhadap migrasi ilegal. Menteri Karding mengingatkan bahwa masih ada celah hukum dan ketidakefektifan sistem pengawasan yang harus segera dibenahi.

“Dengan terbentuknya KPPMI sebagai lembaga khusus di Kabinet Merah Putih, diharapkan tata kelola perlindungan pekerja migran menjadi lebih baik, terintegrasi, dan mampu menjawab tantangan,” tegasnya.

Hingga kini, upaya penegakan hukum terhadap para pelaku jaringan perdagangan manusia terus berjalan. KPPMI berkomitmen menindak tegas pelaku di semua tingkatan, dari calo kecil hingga dalang besar.

Harapannya, perlindungan pekerja migran Indonesia dapat menjadi lebih komprehensif, memastikan mereka bermigrasi dengan aman dan bermartabat.

Tags: Indonesia - MalaysiaKambojaKPPMIPMIPMI Ilegal
Share61Tweet38SendShareShare
Previous Post

Kolaborasi Lintas Lembaga Pulangkan 105 WNI dari Malaysia Secara Bermartabat

Next Post

Pekerja Migran Indonesia: Kontributor Devisa Terbesar Kedua setelah Migas

Related Posts

Arif Havas Oegroseno bersalaman dengan pelajar Indonesia pada sesi GlobalMADANIInteract, di Shah Alam, pada Rabu. Hadir sama Shamsul Iskandar (kiri). (int)

Muafakat Indonesia-Malaysia Harus Melampaui Kerja Sama Ekonomi

13 Februari 2025
Duta Besar RI untuk Malaysia Hermono (tengah) bersama Presiden Asosiasi Pengacara Malaysia Mohamad Ezri Abdul Wahab (kedua kanan) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Skema Bantuan Hukum bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Malaysia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (12/12/2024). DOC: (ANTARA/VIRNA P SETYORINI)

Kerja Sama Hukum RI-Malaysia: Perlindungan WNI di Malaysia Ditingkatkan

16 Desember 2024
Pertemuan Tinjauan Paska Implementasi dengan Civil Aviation Authority of Malaysia (CAAM) di Kuala Lumpur, Malaysia. DOC: (ANTARA/HO-HUMASKEMENHUB)

Indonesia-Malaysia Perkuat Keselamatan Udara Lewat Evaluasi Navigasi

8 Desember 2024
PMI asal Malang Musripah, tiba di Pelabuhan International Ferry Batam Centre, Kota Batam, Kepulauan Riau, setelah direpatriasi dari Sipangura akibat sakit, Senin (2/12/2024). DOC: (ANTARA/LAILY RAHMAWATI)

PMI Koma di Singapura, BP3MI Kepri Fasilitasi Perawatan hingga Pemulangan

4 Desember 2024
Ketua TP PKK Windy Prihastari di dampingi istri konsulat Malaysia, Pj Gubernur Kalbar Harisson dan Rektor Untan Garida Wiko mencoba kuliner khas Malaysia, Es Kepal dalam kegiatan Festival Kuliner Malaysia yang dilaksanakan di Untan Pontianak, Selasa (3/12/2024). DOC: (ANTARA/HO/RHATU DIVA OCTASERA)

Festival Kuliner Malaysia 2024: Pererat Hubungan Budaya dan Serumpun di Pontianak

3 Desember 2024
Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom (keempat dari kiri) menerima kunjungan Pengarah Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN) PDRM Datuk Seri Khaw Kok Chin (keempat dari kanan) di Jakarta, Kamis (28/11/2024). DOC: (ANTARA/HO-BNN RI)

BNN RI dan Polis Diraja Malaysia Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkotika

29 November 2024
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DOC: KAMIL KRZACZYNSKI dan Mandel NGAN/AFP

Donald Trump Menang Pilpres AS 2024, Kamala Harris Gagal Jadi Presiden Perempuan Pertama AS

6 November 2024
Foto: ANTARA/Aswaddy Hamid

Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia, Kondisi Kesehatan Memprihatinkan

23 Oktober 2024
Int

Update Hasil Pilpres Amerika 2024: Donald Trump VS Kamala Harris

6 November 2024
dok. Les' Copaque Production/ Upin & Ipin

Kampung Durian Runtuh: Fiksi atau Kenyataan di Upin & Ipin?

28 Oktober 2024
Ilustrasi COVID-19

Kasus COVID-19 Malaysia Meningkat Hingga 75 Persen

Kuala Lumpur masa lalu (Istimewa)

Potret Kuala Lumpur Masa Lalu Pusat Pemerintahan Malaysia

Gunung Kinabalu Malaysia (Istimewa)

49 Pendaki di Gunung Kinabalu Malaysia Dievakuasi

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Malaysia Negara Nomor 1 Penyumbang Wisman di Indonesia

Kota Johor di Malaysia terendam banjir (Doc : Int).

Banjir di Johor Makin Parah, 6.992 Warga Terdampak

24 Maret 2025
(ist).

RMC 2025: Peran Media dalam Kesetaraan dan Keberlanjutan di Indonesia Timur

24 Maret 2025
(Doc : Int).

Bakamla Jemput Dua Nelayan Batam dari Malaysia

24 Maret 2025
Ilustrasi zakat fitrah (Doc : Int).

Tarif Zakat Fitrah Malaysia Naik Tahun Ini

24 Maret 2025

Profil KabarMalaysia

  • Tentang Kami
  • pemberitaan, media siber
  • privacy poilcy, kebijakan privasi
  • Hubungi Kami

Rubrik Dan Saluran

  • Global
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Komunitas
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan

Ikuti Kami di

Facebook Twitter Instagram Youtube

Hubungi Kami

Menara Caraka (Ex. CoHive 101) Mega Kuningan. Lantai 6

Kawasan Mega Kuningan, Jl. Mega Kuningan Barat Blok E No.4.7, RT.5/RW.2, Kuningan, Kuningan Tim., Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Global
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Komunitas

© 2023 KabarMalaysia.com - Managed By PT. Kabar Grup Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In